Keberkahan Hari Raya IDUL FITRI
Oleh : Fauzan Nur Hidayatullah
اللهُ أَكْبَر9x
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ أَمَّابَعْدُ؛
فَيَآ أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تَقْوَاهُ كَمَا قَالَ تَعَالَى:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
وَاعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمٌ عَظِيْمٌ، وَعِيْدٌ كَرِيْمٌ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ، فَهُوَ يَوْمُ تَسْبِيْحٍ وَتَحْمِيْدٍ وَتَهْلِيْلٍ وَتَعْظِيْمٍ ، فَسَبِّحُوْا رَبَّكُمْ فِيْهِ وَعَظِّمُوْهُ وَتُوْبُوْا إِلَى اللهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ
اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ
Hadirin
shalat idul fitri rahimakumullah
Alhamdulillah
segala puji bagi Allah Tuhan Yang Maha Suci yang telah melimpahkan nikmat dan
karunia-Nya yang tak bertepi. Shalawat dan salam untuk Nabi akhir zaman Nabi Muhamamd
Sallahu alaihi wasallam, Rasul yang hadir membawa risalah Islam sebagai rahmat
bagi semesta alam. Demikian pula keselamatan bagi para sahabat, keluarga, dan
umat nya yang menjadi pengikut dan penerus risalah dakwah yang mencerdaskan dan
mencerahkan kehidupan.
Pagi
ini segenap kaum muslimin yang ada tanah
air dan sejumlah negeri menunaikan shalat dan merayakan Iedul Fithri pada 1
Syawwal 1443 Hijriyah, dengan khusyuk
dan penuh kepasrahan. Gema takbir, tahlil, tahmid, dan tasbih berkumandang di
segenap cakrawala dengan segala kerendahan hati dan penuh pengharapan dari
setiap insan beriman. Semuanya berpusat dan bermuara sebagai wujud ibadah untuk
mendekatkan diri kepadaDzat Ilahi guna meraih ridha dan anugerah Allah Yang
Maha Rahman dan Rahim nan tak terbilang.
Kaum Muslimin
Rahimakumullah,
Hari ini kita segenap muslim yang berpuasa merayakan berbuka puasa sebagaimana makna “Idul Fithri” sebagai ”Hari Raya Berbuka Puasa”. Setelah berjihad melawan hawa nafsu selama sebulan penuh, Jamaah shalat Idul Fitri yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala hari raya merupakan anugerah Allah subhanahu wa ta'ala yang tiada terhingga Setelah satu bulan penuh kita menjalani ibadah puasa Shalat tarawih qiroatul Quran dzikir shalawat serta ibadah yang lainnya menyertai dalam perjalanan ibadah puasa kita sahur adalah merupakan Barokah mengawali atau mengawalkan yaitu buka Ia merupakan Barokah. tibalah saatnya umat muslim untuk ”ifthar” yakni ”berbuka puasa”. Merayakan berbuka puasa tentu tidak sekadar pekerjaan lahir, tetapi sekaligus iradah batin. Ketika berbuka-puasa, seorang muslim tidak sekadar bergembira secara lahiriah, tetapi lebih mendalam lagi berbahagia secara batiniah karena akan ”bertemu” (memperoleh karunia) Tuhan sebagai pahala istimewa dari puasanya sebagaimana sabda Nabi, ”li shâim farhatâni, fahhatun ’inda ifthârihi wa farhatun ‘inda liqâ‘i rabbihi”. Bahagia orang yang melaksanakan puasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya. Itulah kebahagiaan ganda umat yang berpuasa.
Kendati dibolehkan makan, minum, dan pemenuhan kebutuhan biologis namun segala sesuatunya harus tetap teratur dْan tidak berlebihan sebagaiamana Allah berfirman:
Artinya:
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan (QS Al-‘Araf: 31).
Kaum Muslimin
Rahimakumullah,
Berkaitan tentang
ibadah Romadhon merupakan bagian daripada Barokah peristiwa Nuzulul Quran
kejadian lailatul qadar merupakan keistimewaan dari pada bulan Romadhon yang
penuh berkah dan penuh Maghfiroh Ramadhan yang merupakan suatu kebahagiaan bagi
kita zakat yang merupakan haul dimana kita harus mengeluarkan sebagai
pendekatan diri kepada Allah subhanahuwata'ala kembali kepada Fitrah kita yaitu
sebagai manusia.
Allohuakbar Allohuakbar
Allohuakbar walillahilham
Idul Fitri
merupakan perayaan setelah kita menjalani ibadah salat dan menjalani ibadah
puasa dibulan Romadhon, Syahrus Syiam, Syahrul Maghfiroh, Syahrul Barokah,
Syahrul Quran, Sahrul Lailatul Qadr, Syahrul Zaka, Syahrul Barokah Syahrul jihad. Semoga
Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa membuka pintu-pintu surga bagi kita dan
menutup pintu-pintu neraka bagi kita takbir Tahmid dan tahlil yang merupakan
sebuah hal yang kita lakukan di hari Idul Fitri ini
Allohuakbar Allohuakbar
Allohuakbar walillahilham
Mandi di pagi hari
atau mandi besar dibagi hari memakai pakaian yang terbaik diantara baju-baju
kita yang lainnya berjalan dengan menggunakan dua jalan yang berbeda termasuk
menggunakan wewangian dan juga termasuk memakan atau menikmati makanan sebelum
kita melaksanakan Idul Fitri merupakan sunnah-sunnah yang ada dalam Idul Fitri.
Salat Idul Fitri
dengan mendengarkan chatib dan mengikuti shalat Idul Fitri adalah merupakan
rangkaian dari Pada pelaksanaan Idul Fitri. Menyiapkan makanan serta hidangan
adalah merupakan ekspresi dari kebahagiaan kita menjalani peringatan Idul Fitri,
yang merupakan sebuah keberhasilan kita telah melaksanakan ibadah puasa dibulan
Romadhon, selama satu bulan penuh. Ssilaturahim yang merupakan sebuah wasilah
bagi kita untuk memperbanyak rezeki untuk memperpanjang umur, semoga Allah
Subhanahu Wa Ta'ala memberi rezeki yang luas bagi kita dan memberikan umur yang
panjang.
Kaum Muslimin
Rahimakumullah,
Halalbihalal
merupakan sebuah Islam tradisi masyarakat Indonesia kearifan lokal yang mana
sebagai tujuan adalah untuk melebur dan menghilangkan dosa-dosa kita kesalahan kita
dengan cara yaitu bersilaturahim dan bermaaf-maafan kepada para guru kita pada
keluarga kita sahabat-sahabat kita handai taulan kita maupun semuanya yang ada
dilingkungan kita, walaupun pada saat ini kita ada yang bisa berjumpa secara
langsung dan ada yang hanya bisa berjumpa secara virtual, akan tetapi dalam
keberkahan Idul Fitri ini selalu memberkahi dalam perjalanan kita Semoga Allah
kabulkan segala ibadah kita Dan Allah mudahkan serta ampuni segala dosa-dosa
kita.
Pasca Ramadhan
ini, Bagaimana kita bisa menciptakan suasana yang TENTRAM untuk menciptakan
suasana yang baik suasana yang damai suasana yang tentram sehingga dalam
kehidupan sehari – hari di lingkungan sosial dan lingkungan media sosial pun
bisa kita jadikan sebagai wasilah untuk menjalin tali silaturahim begitu juga
dalam dadah kita bisa yaitu dengan tetap beribadah dengan khusyuk.
Semoga Allah
subhanahuwata'ala di bulan Idul Fitri ini memberikan keberkahan kepada kita
sehingga ibadah puasa yang kita lakukan zakat yang kita bayarkan senantiasa
menghantarkan kita kepada ketaqwaan kita kepada Allah subhanahuwata'ala.
Kaum Muslimin
Rahimakumullah,
Idul fitri juga sering dimaknai ”kembali pada fithrah”. Hal itu secara esensi tidaklah keliru, karena setelah berpuasa mereka dibebaskan dari dosa serta kembali ke jiwa yang bersih. Puasa yang dilaksanakan karena iman dan pengharapan akan pahala Allah akan membuahkan terbebas dari dosa sebagaimana hadis Nabi:
Artinya:
”Barangsiapa
yang berpuasa karena iman dan mengharapkan pahala Allah niscaya Allah
mengampuni dosanya yang telah lalu” (Diriwayatkan
oleh Ashabus Sunan dari Abu Hurairah).
Hadirin shalat idul fitri rahimakumullah
Kita segenap kaum
muslim baru saja mengakhiri puasa Ramadhan dengan segala rangkaian ibadah
lainnya untuk membentuk diri menjadi insan bertaqwa. Puasa Ramadhan merupakan
gemblengan ruhani yang paling revolusioner, yamni melatih diri menahan nafsu
duniawi. Hasilnya ialah kualitas diri sebagai insan muttaqin.
بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِى القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِفَهْمِهِ إِنَّهُ هُوَ البَرُّ الرَّحِيْم
Khutbah Kedua
اَللهُ أَكْبَرُ
(7x)
اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.
فَيَاعِبَادَ اللهِ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِيْ كِتَابِهِ اْلعَظِيْمِ “إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيِّ, يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا”.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ
Marilah kita berdo’a :
- Ya
Allah Ya Tuhan kami Terimalah ibadah puasa kami, karena hanya
engkaulah yang berhak menerima dan memberikan ganjaran pahala.
- Ya
Allah Ya Tuhan yang Maha Pengasih Limpahkanlah kepada kami karunia dan
Rahmat-Mu.
Dan jadikanlah negara kami ini agar negara yang aman dan makmur serta
senantiasa mendapat lindungan dan Ridho-Mu.
- Ya
Allah Ya Tuhan yang Maha Pengampun Kami adalah hamba-Mu yang dhaif, yang tidak lepas dari
kekhilafan dan kesalahan, karena itu ampunilah kesalahan dan dosa kami, dosa
kedua ibu bapak kami serta keluarga, dan pemimpin kami serta guru-guru kami,
semua orang yang pernah berjasa dan membesarkan kami serta berbuat baik kepada
kami. Dan tunjukilah kami ke jalan yang benar yaitu jalan yang senantiasa
Engkau Ridhoi dan berkati.
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ
اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.
اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
اللَّهُمَّ إنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ
اللَّهُمَّ إنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ
اللهمّ أحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ.
Wassalaamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.