Rabu, 14 Desember 2022

Ilyas Rosyid Firdausi : Menjawab Harmoni Revitalisasi Kepemimpinan untuk IMM Banyumas yang Inklusif dan Berkemajuan dengan Asas Literasi Menjadi Aksi



   Musyawarah Cabang  Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Banyumas (Musycab PC IMM Banyumas) ke XXIV yang diselenggarakan Kamis - Ahad, 15 -18 Desember 2022 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Banyumas.

   Ilyas Rosyid Firdausi atau akrab di sapa Mas Ilyas adalah figur calon Ketua Umum PC IMM Banyumas periode 2022- 2023 dan pernah menjabat sebagai Presiden BEM Universitas Muhammadiyah Purwokerto 2021 - 2022 sekaligus Koordinator Pusat Aliansi BEM Banyumas Raya 2021.

  Sosok Ilyas dengan berbagai pengalaman memimpin di kancah Universitas dan Wilayah Se- Banyumas Raya tidak perlu diragukan lagi kepemimpinan dan kapasitas dari beliau.

   Musycab IMM Banyumas XXIV mengambil tema Harmoni Revitalisasi Kepemimpinan untuk IMM Banyumas yang Inklusif dan Berkemajuan dimaknai oleh Mas Ilyas dengan kepemimpimpinan intelek yang memiliki kapasitas keterbukaan dan berkemajuan. Dengan mengambil tagline Asas Literasi Menjadi Aksi.


ASAS LITERASI MENJADI AKSI

   Mu’adz bin Jabal –radhiyallahu ‘anhu- mengatakan, “Ilmu adalah pemimpin amal dan amalan itu berada di belakang setelah adanya ilmu.” (Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Mungkar, hal. 15). Pada hakekatnya manusia dilahirkan dimuka bumi adalah sebagai pemimpin (khalifah), “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” (Al Baqarah:30). Manusia yang sudah dijarkan Allah tentang nama – nama benda pada awal penciptaanya menggambarkan sebenarnya manusia adalah makhluk yang bisa menerima ilmu kemudian mengkaji berbagi macam kejadian.

1. Paradigma Literasi

  “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.” (QS. Al Alaq [96]: 1-2). Membaca adalah instruksi pertama yang diturunkan Allah kepada umat Nya melalui Nabi Muhammad, tapi seiring berjalanya waktu dan dibarengi minat belajar yang rendah. Mengakibatkan membaca mengalami penyempitan makna, atau bisa disebut dengan pemahaman polos atas suatu kosakata.

2. Literasi sebagai latar belakang transformasi pengkaderan

  Perintah kepada Nabi untuk membaca menghasilkan sebuah peradaban yang kuat hingga pada masa nya. Makna membaca bisa di artikan mengobservasi sebagaimana pada langkah – langkah penelitian juga ada observasi. Setelah meng observasi maka menghasilkan sebuah ilmu korelasi. Apabila A maka hasilnya A dan apabila B maka hasilnya B. Bisa disimpulkan selanjutnya itu adalah ilmu sebab akibat dan didalam islam itu adalah sunnatulah.

3. Gerakan Transformasi Profetik

   Profetisisme ikatan menjadi gerakan yang laik untuk diketengahkan dalam rangka mengisi kekosongan palatform gerakan IMM secara kolektif. Sejatinya nilai yang terkandung didalamnya identik dengan nilai humanisasi (ta’muru nabil ma’ruf), liberasi (tanhauna anilmunkar), transendensi (tu’minuna billah). Kemudian diterjemahkan secara cerdas menjadi Tri Kompetensi Dasar Ikatan, Religiusitas, Intelektualitas dan Humanitas. Ekspektasi besar terhadap gerakan transformasi profetik ini yang telah lama diusung sejak era 90an agar dapat secara massif dihadirkan ditengah tengah kader Ikatan, tidak hanya berhenti pada tataran kajian maupun diskusi, namun betul betul menjadi identitas seorang kader IMM!
Abadi Perjuangan !


VISI
Mengusahakan terbentuknya PC IMM Banyumas sebagai poros pengkaderan dengan menjadikan literasi sebagai dasar acuan gerakan.

. MISI
1. Mengembalikan fungsi komisariat sebagai prioritas pengkaderan utama.
2. Menjadikan Tri- Kompetensi sebagai basis pergerakan sosial dan keilmuan
3. Mengedepankan literasi, kajian, observasi, serta diskusi sebagai landasan dalam arah pengkaderan dan pergerakan.
4. Memperluas ruang gerak perempuan dalam rangka meningkatkan potensi guna mewujudkan pengkaderan immawati berkemajuan.
5. Menjadikan aksi sebagai ruang aspirasi, ekspresi dan keberpihakan kepada kepentingan masyarakat. (Fzn)

Kamis, 19 Mei 2022

Kolaborasi IMM Jawa Tengah Bangkit Berkarya


 “Kolaborasi IMM Jawa Tengah Bangkit Berkarya”

IMM Jawa Tengah membutuhkan iklim, suasana dan warna yang baru dengan spirit Kolaborasi IMM Jawa Tengah Bangkit Berkarya. Hal itu di sampaikan IMMawan Teguh Prasetyo, S.T. 

“ Kolaborasi merupakan milik semua orang, bukan kami, atau kalian, melainkan kita ini mecerminkan bahwa di wilayah jawa tengah ini sangat heterogen. Bangkit dan berkarnya melalui kontribusi - kontribusi yang menghasilkan karya dan kebersamaan tersimbolkan melalui kolaborasi bangkit berkarya. Maka perlu banyak kolaborasi yang digaungkan dari tataran komisariat, cabang, daerah dan nasional untuk membangun tatan IMM Jawa Tengah. Hal ini akan menjadi mesin besar dan akan menghasilkan kebermanfaatan yang lebih besar lagi.” Ungkapnya.

“Menurutnya gerakan IMM Jawa Tengah perlu memiliki visi besar untuk menjadi organisasi yang menjunjung tinggi semangat gotong royong dan kerjasama diantara elemen-elemen yang ada dalam mewujudkan DPD IMM JATENG yang diimpikan bersama. Kolaboratif artinya adalah berbagi mimpi, berbagi beban, dan berbagi semangat dalam bergerak secara aktif untuk mencapai tujuan bersama, dan karenanya kolaborasi harus dilakukan sejak dalam internal DPD IMM JATENG maupun dengan lembaga/komunitas di dalam maupun luar. Untuk mencapai itu semua DPD IMM JATENG berkewajiban untuk merangkul seluruh elemen yang ada di DPD IMM JATENG agar kolaborasi yang menyeluruh untuk mencapai tujuan bersama itu dapat terwujud sepenuhnya.” Jelas kader IMM Jawa Tengah terbaik itu. 

Dalam merealisasikannya, ada enam misi untuk IMM Jawa Tengah diantaranya yaitu :


1. Menciptakan iklim kerja yang profesional beriringan dengan aspek kekeluargaan

“Profesional berarti setiap bidang/biro/departemen akan bergerak sesuai dengan bidang keahlian masing-masing Profesional juga meliputi setiap program yang dibuat memiliki tujuan, indikator keberhasilan dan dapat dievaluasi. Selain itu, DPD IMM JATENG bekerja secara sukarela untuk membangun dan memajukan IMM Jawa Tengah. Oleh karena sifatnya yang sukarela itu, maka penting untuk menciptakan atmosfer kekeluargaan di dalam kepengurusan dua tahun ke depan.”

2. Bergerak dalam pemahaman

“Memastikan nilai-nilai yang terkandung di dalam setiap bidang/biro/departemen dapat terinternalisasi dengan baik ke jajaran pengurus sesuai dengan bidang/biro/departemennya masing-masing. Mengajak pengurus untuk mengkaji apakah program kerja tersebut sesuai dengan kebutuhan, aspek positif dan negatif dari keberlangsungan program kerja, dan sifatnya memberikan kebermanfaatan bagi komponen yang menjadi target gerakannya.”

3. Menjadi wadah partisipasi bagi KADER IMM JATENG harus aksesibel,

“Dalam artian dapat dijangkau oleh Kader-kader IMM Jateng baik tingkatan Komisariat maupun cabang di wilayah jawa tengah. Kader-kader IMM dapat berpartisipasi baik dengan menyampaikan ide maupun ikut berpartisipasi langsung di dalam program kerja yang dibuat oleh DPD IMM Jateng.”

4. Mewujudkan kepedulian advokasi yang dapat dilakukan oleh seluruh kader-kader IMM Jawa Tengah.

“DPD IMM Jateng memiliki tugas untuk menjalankan advokasi bagi hak, kepentingan dan kesejahteraan kader-kader imm dan masyarakat luas. Maksud dalam kalimat “mewujudkan kepedulian advokasi‟ pada poin misi ketiga ini yakni mengajak seluruh kader-kader IMM Jateng untuk dapat melakukan advokasi melalui prosedur dan sistem birokrasi IMM Jateng yang akan ditransparansikan oleh DPD IMM Jateng. Setiap dari kita mengetahui ada masalah, namun tak banyak yang mau dan mampu bergerak menjadi solusi dari masalah tersebut, DPD IMM Jateng mengajak seluruh kader IMM Jateng menjadi solusi dari masalah yang disadari, diketahui dan diinginkan untuk dirubah.”

5. Membangun kesadaran kolektif kader-kader IMM Jateng

“Merangsang lembaga dan/atau komunitas untuk melakukan kaloborasi sesuai dengan fokus perhatian lembaga dan/atau komunitas sasaran masing-masing. DPD IMM Jateng membuka ruang seluas-luasnya untuk bergerak, berkaloborasi dan berkarya bersama”

6. Berkontribusi dalam mengembangkan kapasitas individu

“Melalui program kerja DPD IMM Jateng diharapkan dapat membantu dalam mengembangkan kapasitas individu, baik secara nilai, pengetahuan dan keterampilan. Peningkatan kapasitas individu diharapkan diterima oleh pengurus maupu n non pengurus”

Sabtu, 30 April 2022

KHUTBAH IDUL FITRI 1443 H / 2022 M

 Keberkahan Hari Raya IDUL FITRI

Oleh : Fauzan Nur Hidayatullah


Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh


اللهُ أَكْبَر9x


الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ وَالاَهُ أَمَّابَعْدُ؛

فَيَآ أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تَقْوَاهُ كَمَا قَالَ تَعَالَى:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

وَاعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمٌ عَظِيْمٌ، وَعِيْدٌ كَرِيْمٌ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمْ فِيْهِ الصِّيَامَ، فَهُوَ يَوْمُ تَسْبِيْحٍ وَتَحْمِيْدٍ وَتَهْلِيْلٍ وَتَعْظِيْمٍ ، فَسَبِّحُوْا رَبَّكُمْ فِيْهِ وَعَظِّمُوْهُ وَتُوْبُوْا إِلَى اللهِ وَاسْتَغْفِرُوْهُ

اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهِ الحَمْدُ



Hadirin shalat idul fitri rahimakumullah

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan Yang Maha Suci yang telah melimpahkan nikmat dan karunia-Nya yang tak bertepi. Shalawat dan salam untuk Nabi akhir zaman Nabi Muhamamd Sallahu alaihi wasallam, Rasul yang hadir membawa risalah Islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Demikian pula keselamatan bagi para sahabat, keluarga, dan umat nya yang menjadi pengikut dan penerus risalah dakwah yang mencerdaskan dan mencerahkan kehidupan.

Pagi ini segenap kaum muslimin yang ada  tanah air dan sejumlah negeri menunaikan shalat dan merayakan Iedul Fithri pada 1 Syawwal 1443 Hijriyah,  dengan khusyuk dan penuh kepasrahan. Gema takbir, tahlil, tahmid, dan tasbih berkumandang di segenap cakrawala dengan segala kerendahan hati dan penuh pengharapan dari setiap insan beriman. Semuanya berpusat dan bermuara sebagai wujud ibadah untuk mendekatkan diri kepadaDzat Ilahi guna meraih ridha dan anugerah Allah Yang Maha Rahman dan Rahim nan tak terbilang. 

Kaum Muslimin Rahimakumullah,          

Hari ini kita segenap muslim yang berpuasa merayakan berbuka puasa sebagaimana makna “Idul Fithri” sebagai ”Hari Raya Berbuka Puasa”. Setelah berjihad melawan hawa nafsu selama sebulan penuh, Jamaah shalat Idul Fitri yang dirahmati Allah Subhanahu Wa Ta'ala hari raya merupakan anugerah Allah subhanahu wa ta'ala yang tiada terhingga Setelah satu bulan penuh kita menjalani ibadah puasa Shalat tarawih qiroatul Quran dzikir shalawat serta ibadah yang lainnya menyertai dalam perjalanan ibadah puasa kita sahur adalah merupakan Barokah mengawali atau mengawalkan yaitu buka Ia merupakan Barokah. tibalah saatnya umat muslim untuk ”ifthar” yakni ”berbuka puasa”. Merayakan berbuka puasa tentu tidak sekadar pekerjaan lahir, tetapi sekaligus iradah batin. Ketika berbuka-puasa, seorang muslim tidak sekadar bergembira secara lahiriah, tetapi lebih mendalam lagi berbahagia secara batiniah karena akan ”bertemu” (memperoleh karunia) Tuhan sebagai pahala istimewa dari puasanya sebagaimana sabda Nabi, ”li shâim farhatâni, fahhatun ’inda ifthârihi wa farhatun ‘inda liqâ‘i rabbihi”.  Bahagia orang yang melaksanakan puasa ada dua kebahagiaan; kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya. Itulah kebahagiaan ganda umat yang berpuasa.

Kendati dibolehkan makan, minum, dan pemenuhan kebutuhan biologis namun segala sesuatunya harus tetap teratur dْan tidak berlebihan sebagaiamana Allah berfirman:

Artinya:

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan (QS Al-‘Araf: 31).

Kaum Muslimin Rahimakumullah,

Berkaitan tentang ibadah Romadhon merupakan bagian daripada Barokah peristiwa Nuzulul Quran kejadian lailatul qadar merupakan keistimewaan dari pada bulan Romadhon yang penuh berkah dan penuh Maghfiroh Ramadhan yang merupakan suatu kebahagiaan bagi kita zakat yang merupakan haul dimana kita harus mengeluarkan sebagai pendekatan diri kepada Allah subhanahuwata'ala kembali kepada Fitrah kita yaitu sebagai manusia.

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar walillahilham

Idul Fitri merupakan perayaan setelah kita menjalani ibadah salat dan menjalani ibadah puasa dibulan Romadhon, Syahrus Syiam, Syahrul Maghfiroh, Syahrul Barokah, Syahrul Quran, Sahrul Lailatul Qadr,  Syahrul Zaka, Syahrul Barokah Syahrul jihad. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa membuka pintu-pintu surga bagi kita dan menutup pintu-pintu neraka bagi kita takbir Tahmid dan tahlil yang merupakan sebuah hal yang kita lakukan di hari Idul Fitri ini

Allohuakbar Allohuakbar Allohuakbar walillahilham

Mandi di pagi hari atau mandi besar dibagi hari memakai pakaian yang terbaik diantara baju-baju kita yang lainnya berjalan dengan menggunakan dua jalan yang berbeda termasuk menggunakan wewangian dan juga termasuk memakan atau menikmati makanan sebelum kita melaksanakan Idul Fitri merupakan sunnah-sunnah yang ada dalam Idul Fitri.

Salat Idul Fitri dengan mendengarkan chatib dan mengikuti shalat Idul Fitri adalah merupakan rangkaian dari Pada pelaksanaan Idul Fitri. Menyiapkan makanan serta hidangan adalah merupakan ekspresi dari kebahagiaan kita menjalani peringatan Idul Fitri, yang merupakan sebuah keberhasilan kita telah melaksanakan ibadah puasa dibulan Romadhon, selama satu bulan penuh. Ssilaturahim yang merupakan sebuah wasilah bagi kita untuk memperbanyak rezeki untuk memperpanjang umur, semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberi rezeki yang luas bagi kita dan memberikan umur yang panjang.

 Kaum Muslimin Rahimakumullah,

Halalbihalal merupakan sebuah Islam tradisi masyarakat Indonesia kearifan lokal yang mana sebagai tujuan adalah untuk melebur dan menghilangkan dosa-dosa kita kesalahan kita dengan cara yaitu bersilaturahim dan bermaaf-maafan kepada para guru kita pada keluarga kita sahabat-sahabat kita handai taulan kita maupun semuanya yang ada dilingkungan kita, walaupun pada saat ini kita ada yang bisa berjumpa secara langsung dan ada yang hanya bisa berjumpa secara virtual, akan tetapi dalam keberkahan Idul Fitri ini selalu memberkahi dalam perjalanan kita Semoga Allah kabulkan segala ibadah kita Dan Allah mudahkan serta ampuni segala dosa-dosa kita.

Pasca Ramadhan ini, Bagaimana kita bisa menciptakan suasana yang TENTRAM untuk menciptakan suasana yang baik suasana yang damai suasana yang tentram sehingga dalam kehidupan sehari – hari di lingkungan sosial dan lingkungan media sosial pun bisa kita jadikan sebagai wasilah untuk menjalin tali silaturahim begitu juga dalam dadah kita bisa yaitu dengan tetap beribadah dengan khusyuk.

Semoga Allah subhanahuwata'ala di bulan Idul Fitri ini memberikan keberkahan kepada kita sehingga ibadah puasa yang kita lakukan zakat yang kita bayarkan senantiasa menghantarkan kita kepada ketaqwaan kita kepada Allah subhanahuwata'ala.

Kaum Muslimin Rahimakumullah,

Idul fitri juga sering dimaknai ”kembali pada fithrah”. Hal itu secara esensi tidaklah keliru, karena setelah berpuasa mereka dibebaskan dari dosa serta kembali ke jiwa yang bersih. Puasa yang dilaksanakan karena iman dan pengharapan akan pahala Allah akan membuahkan terbebas dari dosa sebagaimana hadis Nabi:

Artinya:

”Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharapkan pahala Allah niscaya Allah mengampuni dosanya yang telah lalu” (Diriwayatkan oleh Ashabus Sunan dari Abu Hurairah).

 

Hadirin shalat idul fitri rahimakumullah

 

Kita segenap kaum muslim baru saja mengakhiri puasa Ramadhan dengan segala rangkaian ibadah lainnya untuk membentuk diri menjadi insan bertaqwa. Puasa Ramadhan merupakan gemblengan ruhani yang paling revolusioner, yamni melatih diri menahan nafsu duniawi. Hasilnya ialah kualitas diri sebagai insan muttaqin.

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِى القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنِى وَإِيَّاكُمْ بِفَهْمِهِ إِنَّهُ هُوَ البَرُّ الرَّحِيْم

 

Khutbah Kedua

اَللهُ أَكْبَرُ
(7x)

اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ.

فَيَاعِبَادَ اللهِ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِيْ كِتَابِهِ اْلعَظِيْمِ “إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيِّ, يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا”.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

Marilah kita berdo’a :

- Ya Allah Ya Tuhan kami Terimalah ibadah puasa kami, karena hanya engkaulah yang berhak menerima dan memberikan ganjaran pahala.

- Ya Allah Ya Tuhan yang Maha Pengasih Limpahkanlah kepada kami karunia dan Rahmat-Mu. Dan jadikanlah negara kami ini agar negara yang aman dan makmur serta senantiasa mendapat lindungan dan Ridho-Mu.

- Ya Allah Ya Tuhan yang Maha Pengampun Kami adalah hamba-Mu yang dhaif, yang tidak lepas dari kekhilafan dan kesalahan, karena itu ampunilah kesalahan dan dosa kami, dosa kedua ibu bapak kami serta keluarga, dan pemimpin kami serta guru-guru kami, semua orang yang pernah berjasa dan membesarkan kami serta berbuat baik kepada kami. Dan tunjukilah kami ke jalan yang benar yaitu jalan yang senantiasa Engkau Ridhoi dan berkati.


اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ

اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.

اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

اللَّهُمَّ إنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

اللَّهُمَّ إنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ اْلأَسْقَامِ

اللهمّ أحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الأُمُورِ كُلِّهَا، وَأجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ.


Taqobbalallahu minna wa minkum, shalihal a’maal, kullu ‘aamin wa antum bi khairin.
Wassalaamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.



Disampaikan di Halaman SDN Karangendep, 1 Syawal 1443 H/ 2 Mei 2022 M

Teks dapat di donwload pada : 
https://drive.google.com/file/d/12lX6jWSnJEj9gDiBKjqiQUjZdDARmoJy/view?usp=sharing



Rabu, 23 Maret 2022

Esesnsi Perkaderan dalam Islam

 (QS An- Nisa (4) : 9 )



“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”

Ayat diatas sebagai landasan  bagi seluruh elemen umat islam bahwa di dalam  QS An-Nisa (4) : 9, yang merupakan firmah dari Allah SWT tentang pentingnya perkaderan di tubuh umat islam. Generasi dibelakang tidaklah boleh generasi yang lemah namun dituntut sebagai generasi yang dapat membangun keberlanjutan dari eksistensi generasi terdahulunya. Membangun eksistensi untuk keberlanjutan bukan hanya sekedar berjalannya waktu dan mengikuti arus tanpa bisa bertahan di arus perkembangan zaman, akan tetapi ciptakanlah generasi yang kuat dan bisa mengisi sebuah peradaban generasi.

Hal itu akan  tercipta jika adanya persiapan untuk membangun sebuah generasi. Persiapan guna peradaban berikutnya meliputi beberapa hal yaitu :

1.      Keturunan

 Keturunan dipersiapkan secara biologis jika seorang muslim maka dengan muslimah, begitu juga di ikatan mahsiswa muhammadiyah ini. Ada istilah yang biasa kita sebut dengan immawan untuk immawati ataupun sebaliknya immawati untuk immawan.

2.      Ilmu

Surat al mujadalah ayat 11

Menuntut ilmu adalah sebuah kewajiban bagi umat islam, leboh pokok adalah ilmu agama agar tidak kehilangan arah dalam berpedoman dan menuju jalan yang lurus. Ber-IMM juga diperlukan suatu pemahaman mendasar terkait dengan mengetahui apa itu IMM dalam diri setiap kader, dan mengetahui ilmu bukan hanya sebatas mengikuti sebuah perkaderan saja akan tetapi juga ilmu itu sebagai habit kita para generasi pembangun peradaban ini.

3.      Harta

Seperti dalam  asbabun nuzul QS An-Nisa (4) : 9, Mujahid ra. Menjelaskan bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan permintaan Sa’ad bin Abi Waqqash ra, yang suatu saat sedang sakit keras, kepada Rasulullah saw. Kala Rasulullah saw datang menjenguk Sa’ad ra. Berkataa, Wahai Rasulullah aku tidak memiliki waris kecuali seorang anak perempuan. Aku boleh menginfakan dua pertiga dari hartaku ?’ ‘Tidak boleh, ;Jawab Rasul saw.’Separuh ya Rasul?’ ‘Tidak, Jawab Rasul saw. Lagi. ‘Jika sepertiganya, ya Rasul ?’ ‘Rasul saw. Mengizinkan, “Ya, sepertiga juga sudah banyak. Rasul saw. Lalu bersabda, ‘Lebih baik kamu meninggalkan ahli warismu dalam  keadaan berkecukupan daripada miskin yang meminta-minta kepada manusia.’ (HR. Bukhari dan Muslim).  Ahmad Hatta, Tafsir Qur’an Perkata, (Jakarta : Maghfirah Pustaka, 2009), hal: 78

Hadist tersebut menceritakan bahwa dalam keadaan Sa’ad bin Abi Waqqash sakit keras, ia tetap ingin menginfakkan hartanya dengan izin Rasulullah saw. Namun hanya dizinkan sepertiga hartanya saja yang boelh diinfakan karena Sa’ad memiliki seorang anak perempuan. Rasulullah saw. Menekankan dalam sabdanya bahwa ketika meninggalkan generasi selanjutnya adalah generasi yang berkecukupan, bukan generasi yang meminta-minta kepada manusia.

Menurut Ibnu Kasir di dalam kitabnya tantang QS An-Nisa(4) : 9, Ali bin Abi Tlalhah  meriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata: “Ayat ini mengenai seorang laki-laki yang meninggal, kemudian seorang mendengar bahwa ia memberikan wasiat yang membahayakan ahli warisnya. Maka Allah memerintahkan orang yang mendengar hal itu untuk bertakwa kepada Allah dengan membimbing dan mengarahkan yang bersangkutan pada kebenaran. Maka hendaklah ia berusaha memperhatikan ahli waris orang tersebut, sebagimana ia senang melakukannya kepada ahli warisnya sendiri tatkala ia takut mereka disia-siakan. 




Menjadi dan Menyiapkan Generasi adalah tugas umat islam, jadilah generasi yang tidak lemah.

(Fauzan)


Selasa, 22 Maret 2022

Milad ke 9 Deklarasi Kader Al-Fatih Muda

 Muhasabah dan Refleksi 

Langkah Strategis IMM Muhammad Al-Fatih di Milad ke-9
“Tekankan kepada Spirit Implementasi Ideologi Ikatan untuk IMM Muhammad Al-Fatih Berdaulat”
Oleh : Fauzan Nur Hidayatullah, Ins.M.



Muqodimah

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Muhammad Al Fatih perlunya mawas diri di usia ke 9 tahun ini. Proses berdiri hingga saat ini memiliki dinamika pasang surut dan pertahanan organisasi untuk terus eksis memberikan pencerahan di setiap periodesasinya. Mengambil langkah dan kebijakan yang tepat untuk tetap eksis di ranah kedaulatanya sendiri dalam rangka penguatan internal dan eksistensi eksternal. 

Dengan menaungi 3 fakultas di Universitas Muhammadiyah Purwokerto yaitu Pertaniaan dan Perikanan, Hukum dan Sastra yang memiliki kurang lebih 300 mahasiswa baru tiap tahunnya untuk di kader meneruskan spirit perjuangan IMM Muhamamad Al Fatih. 

Tanggung jawab yang diemban pimpinan komisariat yaitu untuk mewujudkan tujuan IMM 

“Mengusahakan terwujudnya akademisi islam berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan 

muhamamdiyah”. 

1. Terwjudnya akademisi islam berkahlak mulia memiliki arti“dalam proses study di program studi masing – masing kader yang dipilihnya, kader mampu membuktikan dirinya bersikap selayknya menjadikan ilmu sebagai amaliyah dan amal adalah ilmiah” seperti yang termaktub dalam 6 Penegasan IMM poin 5

2. Mencapai tujuan Muhammadiyah

“ada dua makna yang bisa kita pahami secara sederhana di tujuan Muhammadiyah ini, yaitu Bergerak dengan tegak serta menjunjung tinggi agama islam dan menjadi masyrakat islam yang sebenar-

benarnya”

Isi Refleksi dan Muhasabah

Spirit Implementasi Ideologi Ikatan :

1. Orientasi visi IMM di dalam 6 Penegasan IMM

Enam penegasan IMM / Deklarasi Kotabarat yang dilakukan saat Muktamar I IMM tahun 

1965 antara lain :

1) Menegaskan bahwa IMM adalah gerakan mahasiswa islam

2) Menegaskan bahwa kepribadian Muhammadiyah adalah landasan perjuangan IMM

3) Menegaskan bahwa fungsi IMM adalah sebagai eksponen mahasiswa Muhammadiyah 

(stabilitator dan dinamisator).

4) Menegaskan bahwa IMM adalah organisasi mahasiswa yang sah dengan 

mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan, serta dasar dan falsafah 

negara

5) Menegaskan bahwa ilmu adalah amaliah dan amal adalah ilmiah.

6) Menegaskan bahwa amal IMM adalah lillahita’ala dan senantiasa diabadikan untuk 

kepentingan rakyat

2. Aktualisasi Ilmu sosial profetik

“Kamu adalah umat terbaik yang menyeru kepada yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar dan 

beriman kepada Allah”

“Kontekstualisasi Sosial Profetik Kuntowijoyo leberasi, transendensi dan humanisasi dengan IMM”

3. Spirit Muhammad Al – Faith era Modern

-Memiliki kemurnian dalam ber-Islam

-Memiliki banyak keahlian dalam menguasai ilmu-ilmu

-Rajin Beribadah, Bekerja Keras, bertawakal

-Memiliki keteguhan hati dan keyakinan

-Memaksilmalkan potensi diri

Penutup

“Menjadi Kader Al-Fatih Muda”

Melalui mawas diri, kita bersama-sama antara kader pimpinan dan kader baru , saling sinergi bersama untuk meneruskan semangat juang dan pembuktian sosok Muhammad Al-Fatih melalui wadah PK IMM Muhamad Al-Fatih dan idealis gerakannya ada pada Kader Al- Faith Muda PK IMM Muhammad Al-Fatih yang memiliki 8 prinsip dalam tiap perkembangan zaman




Deklarasi Kader Al-Fatih Muda

1. Kader Al-Fatih Muda Senantiasa Menegakan dan Menjunjung Tinggi Agama Islam.

2. Kader Al- Fatih Muda Senantiasa Mengedepankan Ilmu dan Amal dalam Pergerakannya.

3. Kader Al-Fatih Muda Senantiasa Bergerak dengan Loyal, Bijaksana, Menjunjung Tinggi 

Solidaritas dan Berakhlak Mulia.

4. Kader Al-Fatih Muda Senantiasa Cakap Diri, dan Memiliki Ketuguhan dan Keyakinan yang 

Kuat”.


Selasa, 8 Februari 2022


Senin, 21 Maret 2022

 KEHIDUPAN


 


Ruang

Ruang

                                      

 Ruang 

Hidup, mati, hampa, ada, rindu, sedih, emosi, arti, makna, percaya, musik, kata, certia, debat, bisnis, ekonomi, pendidikan, agama, kelas, ujian, terlihat, buta, dengar, bisu, sunti, dingin, panas, terasa, percakapan, ngopi, sendiri, kos, kamar, rumah, rapat, pembelajaran, microteaching, bebas, semesta, antariksa, tatasurya, planet, bumi, benua, negara, provinsi, kabupaten/kota, Kecamatan, Desa, RW, RT dan Keluarga, agama, menyendiri, bersama, nyata, guru, karyawan


Ruang musik

"Ruang Tunggu" oleh Pusakata & Johanes Simon

"Ruang Bahagia" Oleh  Hanggini 




(Fauzan Nur Hidayatullah)

Sumber :

https://id.wikipedia.org/wiki/Ruang 
https://tarubali.baliprov.go.id/apa-itu-ruang/ 

Ilyas Rosyid Firdausi : Menjawab Harmoni Revitalisasi Kepemimpinan untuk IMM Banyumas yang Inklusif dan Berkemajuan dengan Asas Literasi Menjadi Aksi

   Musyawarah Cabang  Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Banyumas (Musycab PC IMM Banyumas) ke XXIV yang diselenggarakan Kamis -...